Tag Archives: Graphics

Krita, software keren untuk digital painting

22 Apr

Pada awalnya saya pikir saya sudah merasa cukup puas dengan Gimp, Inkscape dan MyPaint untuk bereksperimen dengan image manipulating, ternyata saya lupa kalau ada satu lagi yaitu Krita, yang juga merupakan KDE software seperti saudaranya yaitu Gimp dkk, tapi lebih ditujukan untuk digital painting dan sketching.

krita_splash_v0

Dan yang lebih menyenangkannya lagi Krita sudah tersedia di Ubuntu Software Center, jadi tinggal diklik saja untuk menginstallnya, saat ini sudah dirilis versi 2.6, sayangnya Krita tidak ada untuk versi Windows-nya, seperti MyPaint juga yang hanya dirilis untuk OS Linux.

Pertama kali membuka Krita, akan muncul tampilan untuk memilih jenis kanvas yang akan digunakan, juga pilihan mode yaitu RGB, Grey scale dan CMYK, bahkan ada template untuk komik juga.

Screenshot from 2013-04-22 22:28:08

Setelah saya memilih kanvas dengan mode RGB, langsung saya mencoba Mirror Mode yang jenis Horizontal , tombolnya terdapat pada sebelah kanan atas toolbar-nya,

horizontalmode

dan saya memilih salah satu brush yang terdapat pada brush set, dan ini hasilnya, hanya dengan menggunakan mouse, bukan dengan graphic tablet, hebat ya :D

Screenshot from 2013-04-22 22:36:05

Pada brush set di Krita juga terdapat Smudge Brush, yang berfungsi untuk memberikan efek Smudge pada gambar, jadi seperti saat kita “menghaluskan” gambar dengan tangan, efek ini mencampurkan antara dua atau beberapa warna, dan ini hasil dari Smudge Brush :

smudgebrush

Selain itu jika kita menklik mouse kanan pada kanvas, akan tampil pop-up seperti ini, dimana kita bisa memilih warna-warna yang sudah pernah dipakai, juga jenis brush yang sudah kita save sebelumnya, untuk menghilangkan pop-up ini, klik lagi mouse kanan.

rightclick

untuk mensave brush pada menu pop-up, pada bagian kanan atas toolbar, pilih button Save to Palette, 

savepalette1

kemudian akan muncul tampilan berikut dimana kita bisa memilih beberapa brush untuk disave, kita bisa mensave 10 brush pada menu pop-up

SAVEPALETTE

Beberapa shortcut key pada Krita :

Shift + Drag: dynamically resize brush size.
I and O: Decrease / Increase opacity (or just drag the slide at the top)
Mousewheel: zoom in and out
Ctrl + Click: select color.
Tab: Canvas-only mode
M: Mirror image.
B: Switch from whatever mode you’re using to Brush/Freehand mode.
E: Erase mode. In Krita, any brush can be used as an eraser!
Ctrl + Z / Ctrl + Shift + Z to undo/Redo (like most programs)

Memang masih banyak interface dari Krita yang masih perlu saya pelajari, terutama karena saya sudah terbiasa menggambar dengan MyPaint, jadi Krita adalah suatu yang baru bagi saya, tapi sejauh ini Krita sangat menarik, terutama karena memiliki banyak hal yang tidak bisa dilakukan dengan Gimp dan MyPaint.

Dan ini hasil sketching saya dengan Krita, dibuat sekitar 5 menit, gak jelek juga kan ? ;)

tes

Jadi begitu review saya tentang Krita, untuk info lebih lanjut dan download gratisnya, silakan menuju ke www.krita.org , selamat menggambar :)

 

 

 

 

 

Beberapa Cara Konversi RGB ke CMYK pada Gimp dan Inkscape

21 Apr

Gimp dan Inkscape adalah software foss yang selama ini sudah cukup handal dan banyak digunakan, sayangnya karena kedua software ini belum mensupport konversi image dari RGB (Red Green Blue) ke CMYK (Cyan Magenta Yellow Black) padahal konversi image ke CMYK ini penting saat image akan dicetak.

Mungkin sudah agak telat saya menulis tentang hal ini, tapi saya rasa ada perlunya juga saya menjelaskan tentang konversi CMYK ini, sekalian untuk dokumentasi juga.

Untungnya ada beberapa cara untuk menkonversi image dari RGB ke CMYK,

Pertama, untuk Inkscape bisa dengan bantuan Scribus, (free and open source publishing software) Scribus sudah mensupport SVG format, jadi tinggal mengkonversi file dari Inkscape yang sudah disave dengan format SVG, dengan perintah File – Import Get Vector File 

Kedua, dengan menginstall plugin Separate+ pada Gimp, dengan plugin ini maka kita bisa mengkonversi RGB ke CMYK, install juga icc profile yang dibundel satu paket dengan plugin tersebut, semua perintahnya sudah jelas pada file readme yang terdapat di plugin itu.

Ketiga, dengan bantuan Krita , software digital painting yang sedang banyak dibicarakan, bagi saya Krita seperti gabungan antara Gimp dan MyPaint , memang Krita lebih ditujukan untuk membuat digital art dan concept art, maka tidak heran kalau Krita sudah dilengkapi dengan fitur konversi CMYK.

Jadi caranya gampang saja, tinggal Export file dari Gimp atau Inkscape ke Krita, kemudian gunakan perintah Image – Convert Image Type , kemudian pilih CMYK. selanjutnya tinggal menyimpan file dengan perintah File – Export , simpan file bisa dengan format PDF atau TIFF.

Jadi itu beberapa cara untuk mengkonversi RGB ke CMYK pada Gimp dan Inkscape, tinggal pilih saja cara mana yang paling mudah dari ketiga itu :)

ohya, saya masih belum bisa pakai Krita, soalnya interface-nya lebih canggih dibanding Gimp dan Inkscape, jadi posting ini sekalian untuk belajar Krita juga :D

sumber :

http://fossgrafis.com/article/gimp-separate-plugin-for-cmyk-print/

http://registry.gimp.org/node/471

http://libregraphicsworld.org/blog/entry/getting-cmyk-colors-from-inkscape-to-scribus

 

Krita-2.6

 

 

 

Gimp Book 2 : Tutorials

29 Dec

Sebagai lanjutan dari posting sebelumnya, saya melampirkan bab-bab lanjutan dari Gimp Book.

Dua bab ini menjelaskan tentang fungsi filters dan fitur-fitur yang terdapat pada Gimp versi 2.8 :

gimpbook_newversion28

gimpbook_Filters

Dan bab-bab berikut ini adalah tutorial yang saya buat sendiri maupun saya modifikasi dari beberapa tutorial-tutorial yang terdapat di blog dan youtube

gimpbook_tiltshift_tutorial

gimpbook_changecolor

GimpBook_Tutorial1_button

gimpbook_3Dballs

gimpbook_firefonts

gimpbook_glossytext

gimpbook_dolphininocean

Gimp Book dan tutorial ini semua saya tulis dengan bantuan Libre Office , dan tentu saja fitur untuk  mengkonversi file ke format pdf bisa juga dilakukan oleh libre office, so thanks to Libre Office ! :D

So what’s next ? mungkin saya mau coba untuk buat tutorial foss lainnya seperti Inkscape dan MyPaint, tapi kalau untuk Blender saya masih belum bisa menguasai fiturnya, jadi harus belajar dulu, hehehe :)

Demikian Gimp Book ini, untuk semua masukan dan kritikan sangat saya hargai ;)

Membuat Alphabet Pinball dengan Gimp

8 Aug

Halo ! :)

Posting kali ini bukan mengenai tutorial Gimp, tapi merupakan penjelasan singkat untuk bagaimana cara membuat bola-bola alpabet dengan Gimp, sebetulnya saya hanya menyadur dari tutorial yang diperoleh dari utube dari seorang user yang pakar membuat tutorial gimp yaitu monsoonami , dan inilah hasil karya yang saya buat berdasarkan tutorial tersebut :

 

Dan image ini saya pakai untuk background di akun twitter, facebook dan googleplus….hehee :D

ohya, secara garis besar cara pembuatan bola-bola alphabet ini tidak sulit, fitur yang digunakan adalah Layer Modes, Map Object, Blur.  Tools yang dipergunakan yaitu Blend Tool, Selection Tool, dan Dodge/Burn Tool.

Jika di tutorial aslinya cara pembuatan bola-bola dilakukan dalam Layer Group (fitur yang baru ada pada versi 2.8) maka saya membuat bola-bola tersebut pada image baru, setelah jadi baru di copy-paste (paste as new layer) ke dalam image ini, sebetulnya secara garis besar sama saja cuma beda metodenya, hehee :)

Jadi begitu kira-kira cara pembuatan bola-bola alphabet, untuk lebih jelasnya silakan nonton video tutorialnya yang terdapat dibawah ini, selamat berkarya dengan Gimp ! :)

 

kenapa pakai Gimp ?

30 Jun

Semenjak pertama kali pakai PC, salah satu cita-cita saya pengen bisa mahir mengedit foto dengan software manipulasi gambar seperti sotoshop dan corel draw, tapi entah kenapa sudah beli banyak buku tutorial dan coba belajar trial and error tapi gak pernah bisa dapat “feeling” untuk bisa jago edit foto :(

Sebagai seseorang yang punya passion dibidang seni, saya merasa sedih banget karena hal ini, sampai akhirnya kira-kira setahun yang lalu mencoba software manipulasi gambar yang free and open source , yaitu GIMP, kesan pertama saya kok simpel banget gitu ? dan bisa enak dipakai di netbook yang kecil dan minim memory itu, hingga akhirnya saya betul2 jatuh hati sama software ini…..goodbye deh sotoshop yang proprietary itu, hehee :mrgreen:

screenshot Gimp versi 2.6 di netbook

Q : Apaan sih Gimp itu ?

Gimp atau GNU Image Manipulation Program adalah software manipulasi gambar multi-platform, Gimp sangat cocok untuk mengerjakan berbagai macam manipulasi gambar, seperti memperbaiki kualitas photo, mengubah komposisi gambar dan merekonstruksi gambar.

Berbeda dengan software serupa yang sudah banyak beredar, Gimp memiliki beberapa kelebihan :

  • Gratis, software berbasis free and open source ini sama sekali tidak memungut biaya untuk lisensinya, berbeda dengan software proprietary serupa yang memungut biaya lisensi sampai jutaan rupiah.
  • Gimp lebih sederhana, simpel dan ringkas, dengan kapasitas 20 kali lebih kecil dibandingkan dengan software proprietary serupa, Gimp tidak menghabiskan banyak tempat di hard disk, hingga cocok digunakan untuk laptop dan netbook yang memiliki kapasitas hard disk dan memory yang terbatas.
  • Lebih user-friendly, sepintas tampilan lay out Gimp hampir serupa dengan software proprietary, namun dengan fitur yang lebih ringkas memudahkan bagi pemula untuk memanfaatkan fitur-fitur tersebut untuk berbagai keperluan memanipulasi gambar.
  • Gimp adalah software manipulasi gambar yang dapat digunakan pada semua sistem operasi, mulai dari Windows, Mac dan Linux.
  • Gimp dapat membuka dan menyimpan file gambar dalam berbagai macam format, termasuk juga file PSD
  • Upgrade gratis, selain gratis diunduh, setiap ada upgrade versi terbaru Gimp juga tidak memungut biaya alias gratis
  •  Gimp juga tersedia versi portable yang berkapasitas sangat kecil, hingga bisa muat disimpan dalam flashdisk.

Dengan fitur-fitur tersebut, sudah selayaknya Gimp menjadi software andalan untuk memanipulasi gambar baik untuk pemula dan level profesional, untuk pemakaian non-komersil maupun komersil. Selain itu karena berlisensi gratis, Gimp cocok juga untuk dipakai pada perusahaan kecil atau startups.

Q : Gimp bisa dipakai untuk apa aja sih ?

Selama ini saya memang banyak memakai Gimp untuk edit foto-foto koleksi pribadi, terutama saya suka sekali memberi efek vignette dan lomography, selain itu bisa juga membuat berbagaimacam desain seperti wallpaper, icon, desain website hingga animasi gif yang sederhana. semua fitur-fitur yang tersedia tidak kalah canggih dengan software proprietary yang itu, dan terlebih lagi Gimp lebih simpel hingga cocok untuk pemula yang masih awam soal desain grafis seperti saya ini.

Dan untuk penggunaan sehari-hari biasanya Gimp saya pakai untuk mengubah dan memperkecil ukuran size gambar supaya bisa gampang diupload ke website atau facebook, juga sekalian me-retouch gambar, terutama karena saya males pake dslr, jadi foto-foto saya berasal dari kamera poket yang hasilnya standar aja.

Q : Males ah pake Gimp, lha itu entah dari mana udah ada sotoshop di PC saya ini….

Gitu deh kalau dinegri ini saking udah biasa pake software bajakan, kita jadi gak tau kalau software proprietary itu gak gratisss !! trus kenapa udah diinstal di PC ? pasti si mas tukang jualan PCnya udah otomatis instalin segala macam jeroan sampe bokep pun diinstal juga deh ! wahihiii….

Jangan pake software bajakan dong, kan dosa tuh ! hehee o:)

Q : Trus gimana cara download Gimp di PC ya ?

Gampang ! versi terbarunya yaitu Gimp 2.8 bisa diunduh disitus resminya ini , atau disini untuk versi windowsnya, dan disini untuk versi mac.

Q : Abis itu cara belajar pake Gimp gimana ya ?

Tutorial Gimp banyak banget beredar dimana-mana, tinggal search “gimp tutorial” di google dan youtube, atau ke website yang khusus untuk tutorial software grafis berbasis free and open source seperti fossgrafis.com

Jadi tunggu apa lagi ? install Gimp sekarang juga ! siapa tau nanti bisa buat karya-karya desain grafis sendiri, atau setidaknya bisa mengedit foto sendiri, dan hasilnya bisa dinikmati oleh keluarga dan teman-teman :)

oh ya, ini beberapa gambar hasil editan saya dengan Gimp :D

This slideshow requires JavaScript.

Instal Gimp 2.8 di ubuntu 11.10

5 May

Akhirnya Gimp 2.8 dirilis juga !

Tapi saya sebetulnya malas menginstalnya, pertama karena saya memang pemalas, kedua karena saya merasa sudah cukup puas menikmati  Gimp versi 2.6 selama kurang lebih dua tahun.

Namun derasnya pemberitaan Gimp 2.8 di twitter, facebook dan google+ , membuat saya terbawa arus mainstream ini, dan akhirnya gak tahan juga untuk mencoba menginstall gimp 2.8

pertama ya saya googling dulu gimana cara instalnya, ya pasti pakai bahasa terminal standar : sudo apt get , tapi saya cari dulu repository-nya , nah gitu enaknya pakai ubuntu, mau instal aplikasi tinggal dicari aja di beberapa forum ubuntu, cara menginstalnya pun dijelaskan secara detail step-by-step.

dan ini perintah terminal untuk menginstal gimp 2.8 untuk ubuntu 11.10 ya ( karena gimp 2.8 sebetulnya lebih stabil digunakan di ubuntu 12.04, tapi lagi-lagi saya malas mengupgrade OS saya ke ubuntu 12.04 ) :

  • sudo apt-get install libgdk-pixbuf2.0-0
  • sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp
  • sudo apt-get update
  • sudo apt-get upgrade
  • sudo apt-get install gimp

Kira2 waktu instalnya menghabiskan sekitar 15 menit , gak lama sih, bisa disambi ngupi juga, hehee

Dan akhirnya setelah selesai, saya langsung membuka gimp dari desktop ! viola !

eh tidak terjadi apa-apa………*hening*

something wrong ya ? trus saya googling lagi……alamak ! ternyata gimp 2.8 itu kalau direktorinya menimpa versi lamanya 2.6 akan membuat error dan tidak bisa dijalankan ! yah bagaimana ini ? kok kenapa gak ada yang kasih tau saya sebelumnya ? kenapa ?

saya punya beberapa opsi :

  1. posting minta tolong di twitter, fesbuk dan gugelplus , calling help to all nerds , which is not very good for my positive-geeky “pencitraan” image
  2. diam *ngemil coklat*
  3. tidur #ZzzzzZzz……

Tiba-tiba saya melihat notifikasi dari update manager yang memperingati saya bahwa ada error dari software yang baru diinstal ( yaiyalaaah !) tapi saya klik aja, dan ada perintah untuk meremove beberapa data yang bikin error itu, ya saya lakukan aja deh, udah pasrah….eh ternyata setelah itu gimp 2.8 bisa dijalankan ! yey !

Kelebihan dari gimp 2.8 adalah tampilan Single Window , caranya pilih Windows > Single-Window Mode

Salah satu fitur yang menarik adalah cage transform yang bisa mengubah ukuran image yang didalam “cage” , lumayan bagus juga, biasanya dulu di versi lama saya menggunakan beberapa step untuk mengubah ukuran image, namun berkat fitur ini jadi lebih mempermudah pekerjaan saya, terutama untuk memperbesar beberapa bagian tertentu dari image, hmm…..boobs ?

Ohya, fitur yang menyenangkan dari gimp 2.8 adalah New open windows navigation , dengan ini kita bisa lebih mudah berpindah-pindah dari beberapa open image sekaligus !

Satu lagi : di gimp 2.8 ini untuk men-save image hanya bisa dalam format gimp yaitu .xcf , nah jadi bagaimana cara men-save image dengan format lain seperti jpg atau png ? ternyata kita harus men-save dari menu Export, pilih File > Export , dan tinggal save image dengan format yang diinginkan.

Kira-kira demikian fitur dari gimp 2.8 yang baru saya sempat coba, untuk daftar fitur-fitur lainnya bisa dilihat disini :

http://www.gimp.org/release-notes/gimp-2.8.html

http://www.gimpusers.com/tutorials/gimp-2-8-features-preview-april-2010

Demikian review “dummy” saya untuk gimp 2.8 ini, semoga bermanfaat, jika menemukan masalah atau ada pertanyaan, lebih baik tidak ditanyakan kepada saya sih ! maklum masih belajar juga, cyiin ! :mrgreen:

mulai membuat tutorial Gimp dan inkscape

29 Mar

secara tidak sengaja saya dikenalkan  dengan mas Aditia setelah mas Dichi mengintip blog saya, :oops: dan gak disangka saya diajakin untuk menjadi kontributor di fossgrafis.com , website yang menghimpun materi edukatif dan berbagai tutorial khusus untuk free and open Graphic Design softwares , diantaranya Gimp, Inkscape, dan Blender.

Terus terang ini merupakan suatu kehormatan bagi saya ya, apalagi saya ini bukan orang yang memiliki latar belakang IT yang memadai, dan sampai sekarang pun masih gaptek, kalau tidak karena bantuan semua orang IT disekitar saya, gak mungkin saya bisa kayak gini sekarang, hehee :cool:

Curcol dikit tentang graphic design software, sebelum tahu Gimp, saya sudah bertahun-tahun mencoba menguasai Photoshop dan Corel, entah kenapa saya tidak pernah dapat feeling yang pas, dan tidak pernah menghasilkan satu karya pun :| namun setelah insyaf dan jadi mualaf open source ;)   baru deh saya tahu kalau ternyata sudah ada software untuk desain grafis seperti Gimp dan Inkscape :D

Dan gak tau kenapa saya dapet aja feelingnya, Gimp dan Inkscape mungkin tidak secanggih Photoshop dan Corel, namun justru karena fiturnya yang simple namun sudah cukup pas untuk kebutuhan saya, ditambah lagi tutorialnya yang banyak tersebar diinternet, sungguh memudahkan saya menguasai software ini dengan waktu yang tidak lama :D

Nah, jadi saat ini saya mulai mencicil buat tutorial di fossgrafis.com , tutorialnya saya buat mulai dari yang level dasar dan bertahap naik kelevel berikutnya, jujur aja sambil buat tutorial saya pun juga jadi belajar juga, maklum deh ya masih nubie toh :mrgreen:

ya jadi gitu aja, saya gak berharap macam2 kok, cuma mudah-mudahan aja tutorial itu cukup bermanfaat bagi siapa pun yang berminat mempelajari free and open software graphic design :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 685 other followers